-->

Jadi Garda Terdepan Pembinaan Al-Qur'an ASN, Ketua FPI Kota Parepare: "Kalau Belum Lancar Mengaji, Datanglah kepada Kami. Gratis Sampai Bisa

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakutuh. Apa kabar saudaraku semua, semoga selalu berada di bawah lindungan Allah SWT. Berikut kabar update terbaru mengenai Jadi Garda Terdepan Pembinaan Al-Qur'an ASN, Ketua FPI Kota Parepare: "Kalau Belum Lancar Mengaji, Datanglah kepada Kami. Gratis Sampai Bisa. Silakan disimak.

 


Ahad, 12 Juli 2026

Faktakini.info, Jakarta - Di tengah antusiasme masyarakat terhadap program literasi Al-Qur'an bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diinisiasi Pemerintah Kota Parepare, Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Parepare menyatakan siap mengambil peran sebagai mitra pembinaan dengan membuka kelas belajar membaca Al-Qur'an secara gratis bagi seluruh ASN Muslim, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum lulus tes literasi Al-Qur'an atau ingin memperbaiki bacaan Al-Qur'annya.

Program tersebut merupakan wujud kepedulian FPI dalam mendukung lahirnya birokrasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki fondasi akhlak, integritas, dan nilai-nilai Al-Qur'an dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh proses pembelajaran akan dilaksanakan tanpa dipungut biaya, dibimbing oleh para ustaz dan pengajar Al-Qur'an yang berpengalaman dengan metode yang mudah dipahami, bertahap, dan menyesuaikan kemampuan setiap peserta.

Ketua FPI Kota Parepare, Ustadz Fahri Nusantara (UFN), menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi seorang Muslim untuk merasa malu karena belum lancar membaca Al-Qur'an.

"Kalau belum lancar mengaji, datanglah kepada kami. Gratis sampai bisa. Jangan malu, jangan minder, dan jangan takut. Belajar Al-Qur'an bukan untuk mencari penilaian manusia, tetapi untuk meraih ridha Allah. Selama masih diberi umur, pintu belajar Al-Qur'an selalu terbuka," ujar Ustadz Fahri Nusantara.

Ia menilai program literasi Al-Qur'an yang digagas Pemerintah Kota Parepare merupakan langkah yang patut didukung karena berorientasi pada pembinaan, bukan penghukuman.

"Kami mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Parepare, Bapak Tasming Hamid, yang berani menghadirkan kebijakan pembinaan karakter melalui Al-Qur'an. ASN bukan hanya dituntut cerdas dalam bekerja, tetapi juga memiliki akhlak, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itulah yang diajarkan Al-Qur'an dan akan melahirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas," katanya.

Ustadz Fahri menegaskan bahwa FPI tidak ingin ada ASN yang merasa sendirian menghadapi proses pembinaan tersebut. Karena itu, FPI membuka diri menjadi sahabat belajar bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.

"Jangan jadikan hasil tes sebagai alasan untuk berkecil hati. Jadikanlah itu sebagai titik awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Kami siap mendampingi dengan sabar, tanpa menghakimi, tanpa membedakan jabatan, dan tanpa memungut biaya. Siapa pun yang ingin belajar akan kami sambut sebagai saudara," tegasnya.

Ia juga mengajak para ASN yang telah lancar membaca Al-Qur'an untuk ikut menjadi teladan dan menyemangati rekan-rekannya yang masih belajar, sehingga budaya saling membimbing dan saling menguatkan dapat tumbuh di lingkungan birokrasi.

FPI Kota Parepare berharap gerakan pembinaan ini menjadi awal lahirnya generasi aparatur yang profesional, berintegritas, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam bekerja, melayani masyarakat, dan mengemban amanah negara.


Sumber: faktakini.info
Bagaimana menurut anda saudaraku, mari tinggalkan jejak di kolom komentar dan jangan lupa untuk share berita ini agar yang lain tahu.