Lora Ismael: Kalimaat Haul Tanggul 2026 ( hormat dan tawadhu’ Habib Sholeh kepada para Kiai di masanya )
Senin, 6 April 2026
Faktakini.info
Lora Muhammad Ismael Al Kholilie
• Kalimaat Haul Tanggul 2026 ( hormat dan tawadhu’ Habib Sholeh kepada para Kiai di masanya )
Diantara beberapa point yang saya sampaikan dalam ceramah Haul Habib Sholeh Bin Muhsin Al-Hamid kemarin :
⁃ kedekatan dan respek para Kiai terdahulu terhadap para Habaib min ali Ba’aalwi, bagaimana Syaikhona Kholil tidak pernah lupa menyematkan laqob Sayyid setiap menyebut tokoh dari kalangan Habaib, dalam suratnya beliau menyebut Habib Alwi Kebonagung dengan :
العالم الفاضل العلامة الكامل سيدنا الحبيب علوي السقاف
Dalam surat-menyurat itu Habib Alwi juga menyanjung Syaikhona Kholil dengan :
الشيخ الفاضل سلالة الأفاضل الحسيب النجيب شيخنا و قدوتنا محمد خليل
Bahkan ketika beliau menulis dengan tangan beliau sendiri salah satu amalan favorit beliau yaitu Rotibul Haddad, beliau menuliskan dalam tawassulnya :
لصاحب الراتب سيدنا الشريف الحبيب عبد الله بن علوي الحداد
( lengkap ya : Sayyid, Syarif, Habib )
⁃ pun begitu respek dan hormat para Habaib terdahulu kepada para ulama dan Kiai kita, Habib Sholeh Tanggul adalah teladan sempurna dalam hal ini, bagaimana beliau selalu mengambil wudhu' setiap bersalaman dengan Kiai Abdul Hannan, seorang ulama Tanggul yang ahli Quran & Falak, beliau bahkan meminta para keluarganya yang ingin mengecup tangan Kiai Hannan untuk melakukan itu, beliau berkata : في صدره القرآن, dalam diri Kiai Hannan terdapat Al-Quran, bagaimana beliau juga pernah mengalihkan orang Pasuruan yang sowan kepada beliau untuk meminta doa saja kepada seorang Wali di Pasuruan bernama Kiai Abdul Hamid, bagaimana beliau dikenal sangat dekat dengan Kiai Utsman Al-Ishaqi yang sering membersamai beliau dalam berbagai rihlah dakwahnya
⁃ Lebih dari satu abad lamanya, di negeri ini para habaib dan kiai hidup dalam keharmonisan dan kerukunan, saling hormat satu sama lain, saling respek satu sama lain, saling berguru satu sama lain, dan saling mengambil barokah satu sama lain, maka teladan-teladan indah ini akan tetap kita rawat dan pertahankan dimanapun sampain kapanpun, من الساعة إلى ان تقوم الساعة
⁃ akan tetapi para Habaib, para Kiai dan para Muhibbin, kita juga jangan denial dan menutup mata, semua fitnah nasab yang terjadi di masyarakat ini juga merupakan peringatan untuk kita, sebuah kode keras untuk kita semua, bahwa mungkin selama ini kita kurang dalam menghormati satu sama lain, barangkali ada diantara kita yang hanya bisa menuntut untuk dihormati dan dicintai, tapi tidak mau menghormati dan mencintai orang lain, barangkali selama ini mulai ada gap yang cukup jauh antara kita para Habaib dan Kiai, barangkali kefanatikan mulai menyusup diantara kita, barangkali ada oknum-oknum yang dengan prilaku mereka justru membuat kita saling mencurigai, oknum-oknum yang tidak mencerminkan akhlak para pendahulunya, dan bisa jadi, oknum-oknum itu adalah diri kita sendiri
⁃ Demi itu interopeksi harus kita prioritaskan, kita harus muhasabah lalu berbenah, ayah Habib Umar Habib Muhammad Bin Salim Bin Hafiz pernah berpesan kepada para Habaib di masanya :
وقد بلَغَنِي عنْ بعضِ زعماءِ العلويينَ فِي الوقتِ الحاضرِ أنهُ يقولُ لأولادِهِ يا أولادِي ، نحنُ لا نلُومُ الْمُتَمَرْشِدِينَ على ما يصدُرُ منهُمْ منَ السبِّ على جدودِنَا الأطهارِ ؛ فإِنَّهُمْ ظنُّوا أربابَ التوابيتِ مثلَنَا ، فتكلمُوا بمَا زيَّنَتْ لهُمْ شياطينهم
فنعوذ بالله من هذه الحالة التي لم تضرنا نحن فقط بل ضرت أيضا اهلنا الصالحين و آباءنا المتقين و سوف تضر أولادنا من بعدنا بالأولى
“ wahai anak-anakku, kita tidak mencela mereka yang mencaci maki para leluhur kita yang mulia, karena bisa jadi mereka berbuat seperti itu karena kita, karena mereka mengira para leluhur kita itu sama buruknya seperti kita “
⁃ dalam ceramahnya, pada tahun 1942 Habib Muhammad Bin Salim Bin Hafidz juga menyampaikan :
فتنبهوا أيها النبهاء لهذا الأمر فإن من وراء الستار أناسا يحملون في قلوبهم عليكم ما يحملون و إنهم ليبتهجون جدا بما صدر من الأفعال الغير اللائقة بنا أهل البيت و يستدلون بها لمن يوالونهم على الحط من شأنكم و الطعن في نسبكم
و لا أنجى لنا من التمسك بسيرة السلف الصالحين و المحافظة على السلوك في منهج أولئك المتقين و ما علينا بعد ذلك ممن أرعد و أبرق فهو حينئذ محجوج و سوف لا
يكون لإرجافاته أدنى أثر
" maka waspadalah terhadap masalah ini, karena dibalik layar ada orang-orang yang menyimpan kebencian kepada kalian, dan mereka akan sangat senang jika melihat prilaku-prilaku yang tidak layak dari kita, mereka akan jadikan itu sebagai dalil di depan pendukung mereka, untuk menjatuhkan kalian dan membatalkan nasab kalian, maka tidak ada yang lebih selamat dari berpegang teguh kepada ajaran para pendahulu kita dan mencontoh teladan-teladan mereka, setelah itu apapun yang dikatakan oleh orang-orang yang membenci kita tak akan ada pengaruhnya sama sekali “
⁃ Terlepas dari semua itu, manhaj para Habaib Ba'aalwi yang kami ketahui selama ini adalah manhaj rahmah, sebenci apapun para pembenci, sedengki apapun para pendengki, kita tetap diajarkan untuk selalu mendoakan dan mengharapkan kebaikan untuk siapapun, Maka mudah-mudahan Allah kumpulkan kita dan mereka kelak, dalam surga, dalam bingkai firman Allah :
و نزعنا ما في صدورهم من غلّ إخوانا على سرر متقابلين
رب فانفعنا ببركتهم * و اهدنا الحسنى بحرمتهم * و أمتنا في طريقتهم * و معافاة من الفتن
Sumber: faktakini.info
Bagaimana menurut anda saudaraku, mari tinggalkan jejak di kolom komentar dan jangan lupa untuk share berita ini agar yang lain tahu.

Posting Komentar