Habib Syukri Pimpin A.M.A.N Seret Skandal Sabu 58 Kg ke Komisi III DPR RI!
Jum'at, 10 April 2026
Faktakini.info, Jakarta - Ribuan langkah kaki yang menggetarkan aspal di depan Gerbang Mapolda Jambi sore ini menjadi saksi sejarah bahwa rakyat tidak akan mundur selangkah pun melawan kezaliman. Aksi unjuk rasa akbar yang dipimpin oleh Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (A.M.A.N) memang telah usai secara fisik, namun api perjuangannya justru baru saja berkobar menuju babak yang jauh lebih besar.
Tuntutan rakyat terkait transparansi kronologis, pembukaan rekaman CCTV, hingga pertanggungjawaban lolosnya gembong sabu 58 Kilogram (M. Alung Ramadhan) hanya dijawab dengan “tembok bisu” birokrasi. Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., yang hadir menemui massa, gagal memberikan kepastian dan hanya berlindung di balik jawaban-jawaban diplomatis yang normatif.
Tembakan Kritis yang Gagal Dijawab Aparat
Rentetan pertanyaan tajam yang dilontarkan oleh para pimpinan aliansi hanya berbalas angin. Pertanyaan mendasar dari Ketua AKBP (Aliansi Keadilan Bersama POLRI), Alion Meisen, dan Koordinator Pusat A.M.A.N, Habib Ahmad Syukri Baraqbah, terkait transparansi sidang etik dan keberadaan CCTV sama sekali tidak terjawab dengan fakta, melainkan hanya narasi prosedural yang mengambang.
Ketua HAM (Himpunan Aspirasi Masyarakat), Bg Yanto, dengan lantang menggugat alasan logis mengapa DPO kelas kakap dengan barang bukti senilai Rp 87 Miliar belum juga ditangkap setelah berbulan-bulan.
Pukulan paling telak diutarakan oleh Ketua LSM BIDIK, Ki Anom, yang secara frontal menguliti kejanggalan kasus ini. Ki Anom mempertanyakan status sebenarnya dari sang DPO: “Apakah Alung Ramadhan ini seorang ‘Cepu’ (informan), ataukah dia memegang rahasia gelap para penyidik narkoba di Polda Jambi sehingga sengaja dibiarkan lepas dan dilindungi?” Pertanyaan mematikan ini tak mampu dijawab oleh Kabid Humas, menyisakan tanda tanya besar di benak seluruh rakyat Jambi.
A.M.A.N Siapkan Gugatan ke Komisi III DPR RI
Sikap lepas tangan dari tingkat daerah membuktikan bahwa sistem di Polda Jambi sedang “sakit” dan tidak mampu mengobati dirinya sendiri. Merespons kebisuan ini, A.M.A.N mengambil langkah tegas: Perjuangan tidak akan berhenti di gerbang Mapolda Jambi. A.M.A.N akan segera melayangkan Surat Terbuka dan Tuntutan Pemanggilan Resmi kepada Komisi III DPR RI di Senayan untuk memanggil, memeriksa, dan mengaudit langsung Kapolda Jambi beserta seluruh jajaran Direktorat Narkoba yang terlibat.
Habib Syukri memberikan pernyataan sikap yang sangat mengugah dan menjadi pemicu semangat bagi seluruh laskar dan peserta aksi yang hadir.
“Jawaban diplomatis mereka hari ini bukanlah sebuah kekalahan bagi kita, melainkan bukti nyata bahwa mereka sedang menyembunyikan kepanikan! Narkoba adalah alat pemusnah massal paling efektif untuk menghancurkan masa depan anak bangsa. Membiarkan sabu 58 kilogram melenggang adalah kejahatan kemanusiaan yang harus dilawan dengan sekeras-kerasnya. Jika polisi di daerah sudah tak mampu menegakkan hukum, maka kita bawa suara perlawanan ini hingga ke pusat keadilan di ibu kota!” tegas Habib Syukri dengan suara bergetar namun penuh keyakinan.
Barisan Solid Lintas Elemen: Kemenangan Moral Rakyat
Meski belum mendapatkan jawaban pasti dari kepolisian, aksi sore ini adalah sebuah kemenangan moral yang gemilang bagi masyarakat sipil. Kekuatan solidaritas telah terbentuk sempurna. A.M.A.N tidak berjalan sendirian. Perjuangan suci ini direkatkan oleh barisan yang tak bisa dibeli dan tak bisa dipatahkan, didukung penuh oleh:
Front Persaudaraan Islam (FPI)
AKBP (Aliansi Keadilan Bersama POLRI)
Perkumpulan L.I.M.B.A.H
LSM BIDIK
HAM (Himpunan Aspirasi Masyarakat)
HWSB (Himpunan Wong Sriwijaya Bersatu)
Keluarga Besar SASS (Solidaritas Asal Sumatra Selatan)
PS. Tenaga Dalam Kebatinan Hikmah Allah
FJJ (Forum Jurnalis Jambi)
Serta diamplifikasi secara masif oleh puluhan media siber dan cetak yang tanpa henti mengawal kebenaran, menjaga agar tragedi ini tidak terkubur oleh kebohongan institusi.
Kepada seluruh rakyat Jambi: Rapikan kembali barisan. Simpan keringat dan air mata hari ini sebagai bahan bakar untuk pergerakan selanjutnya. Kebenaran mungkin bisa dikunci dengan borgol plastik, tapi nyali dan doa rakyat Jambi tak akan pernah bisa dibungkam!
Bergerak ke Senayan, Keadilan Harus Ditegakkan!
Penulis : Andrew Sihite – Kang Maman (0816.3278.9500)
PEMBERITAHUAN HUKUM (LEGAL DISCLAIMER):
Tulisan ini didistribusikan secara resmi oleh Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (A.M.A.N) bersama koalisi lintas ormas dan media di Provinsi Jambi. Segala bentuk opini, kritik, dan tuntutan di dalam rilis ini murni merupakan bentuk pengawasan sosial (social control) dan kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam pemberantasan narkotika. Rilis ini tidak ditujukan untuk menyebarkan kebencian, makar, atau memprovokasi tindakan anarkis, melainkan murni sebagai desakan transparansi demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa.
Sumber: faktakini.info
Bagaimana menurut anda saudaraku, mari tinggalkan jejak di kolom komentar dan jangan lupa untuk share berita ini agar yang lain tahu.

Posting Komentar