-->

“Drama Tengah Malam di PBNU: Surat Pencopotan ‘Mendarat’ Jam 00.45, Kiai Sepuh Bergerak, Lirboyo Jadi Pusat Krisis Terbesar NU dalam Satu Dekade”

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakutuh. Apa kabar saudaraku semua, semoga selalu berada di bawah lindungan Allah SWT. Berikut kabar update terbaru mengenai “Drama Tengah Malam di PBNU: Surat Pencopotan ‘Mendarat’ Jam 00.45, Kiai Sepuh Bergerak, Lirboyo Jadi Pusat Krisis Terbesar NU dalam Satu Dekade”. Silakan disimak.

 



Kamis, 27 November 2025

Faktakini.info

*“Drama Tengah Malam di PBNU: Surat Pencopotan ‘Mendarat’ Jam 00.45, Kiai Sepuh Bergerak, Lirboyo Jadi Pusat Krisis Terbesar NU dalam Satu Dekade”*

Kisruh panas di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meledak bak petir tengah malam ketika sebuah surat edaran resmi menyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf—Gus Yahya—dicopot dari jabatan Ketua Umum PBNU per 26 November 2025 pukul 00.45 WIB. Keputusan yang dirilis pada waktu tak biasa itu langsung menghebohkan warga nahdliyin di seluruh Indonesia.

Surat pemecatan ini bukan datang dari sembarang pihak. Syuriyah PBNU—dewan tertinggi yang memegang otoritas moral organisasi—menggandengkan keputusan tersebut dengan risalah rapat yang sebelumnya mendesak Gus Yahya mundur dalam 3×24 jam. Mereka menyoroti dua isu besar: dugaan masalah tata kelola keuangan di PBNU dan hadirnya pembicara yang dinilai memiliki kedekatan dengan jaringan pro-Zionis dalam acara AKN NU.

Bagi Syuriyah, dua hal itu cukup untuk menyebut kepemimpinan Gus Yahya “mengancam marwah jam’iyah.” Mereka bahkan memperingatkan bahwa citra NU bisa tercoreng secara global, terutama dalam isu Palestina—isu yang sangat sensitif bagi mayoritas warga NU.

Namun kubu Gus Yahya tidak tinggal diam. Mereka balik menyerang dengan landasan konstitusi. Menurut mereka, “rapat harian Syuriyah” tak punya kekuatan hukum untuk memberhentikan Ketua Umum. Pemberhentian hanya sah melalui mekanisme besar seperti Muktamar Luar Biasa (MLB). Gus Yahya menyebut langkah Syuriyah “ilegal,” sementara pengurus lain mengajak warga NU agar tidak terpancing drama politik internal.


Ketegangan memuncak cepat. Di media sosial, narasi pro dan kontra berdengung tanpa henti. Di daerah, para kiai kampung sudah mulai memantau perkembangan, khawatir konflik akan menjalar lebih jauh.


Di tengah suasana yang memanas, perhatian nasional kini tertuju pada Pesantren Lirboyo, Kediri. Para kiai sepuh disebut bersiap menggelar pertemuan besar untuk meredam gejolak. Lirboyo bisa menjadi penentu apakah NU akan kembali tenang melalui islah, atau justru memasuki fase “gempa organisasi” dengan dibukanya jalan menuju Muktamar Luar Biasa.


Drama PBNU ini terasa seperti babak awal dari episode panjang. Warga NU menanti: apakah krisis akan berakhir dengan damai di tangan para ulama sepuh, atau justru membuka lembaran baru pertarungan politik paling keras dalam sejarah NU modern. Di tengah pusaran itu, satu hal kini pasti—NU sedang berada di titik paling menentukan dalam satu dekade terakhir.




Sumber: faktakini.info
Bagaimana menurut anda saudaraku, mari tinggalkan jejak di kolom komentar dan jangan lupa untuk share berita ini agar yang lain tahu.