-->

BENARKAH ABUYA SAYYID MUHAMMAD AL MALIKI TIDAK MENGAKUI NASAB BA ALAWI ??

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakutuh. Apa kabar saudaraku semua, semoga selalu berada di bawah lindungan Allah SWT. Berikut kabar update terbaru mengenai BENARKAH ABUYA SAYYID MUHAMMAD AL MALIKI TIDAK MENGAKUI NASAB BA ALAWI ??. Silakan disimak.

 


Kamis, 28 Agustus 2025

Faktakini.info

Lora Muhammad Ismael Al Kholilie

BENARKAH ABUYA SAYYID MUHAMMAD AL MALIKI TIDAK MENGAKUI NASAB BA ALAWI ??

Nampaknya wasiat yang disampaikan Abuya Sayyid Ahmad Alawi Al Maliki di Multaqo Sanawi Ha'iah Shofwah kemarin membuat sebagian kalangan kebakaran jenggot dan berlomba melakukan bantahan.

Diantara yang lucu adalah pernyataan sosok di video YouTube ini (Lihat Gambar 1), dia mengaku sebagai murid Abuya Sayyid Muhammad sembari mengklaim kalau Sayyid Muhammad tidak mengakui nasab Ba Alawi.

Amat lucu karena ia yang "katanya" murid abuya seolah lebih tahu tentang Abuya dibandingkan putra beliau yang sekarang jadi Khalifahnya yaitu Abuya Sayyid Ahmad Al Maliki Hafidzahullah.

Padahal untuk tahu pengakuan Sayyid Muhammad Al Maliki atas nasab Ba Alawi tidak perlu menjadi muridnya apalagi sampai anaknya, dilihat di karya-karya beliau saja sudah jelas disebutkan.

Contohnya ini; di kitab karya Abuya berjudul "Al Iqd Al Farid" yang berisi ringkasan Tsabat dan Sanad Abuya (Lihat cover Gambar 2) disebutkan sejumlah nama guru-guru beliau.

Pada halaman 15 (Lihat Gambar 3) beliau menyebutkan guru-gurunya yang berasal dari Yaman salah satunya adalah Mufti Ta'iz yang disebutkan lengkap namanya 

والمُعَمَّر برهان الدين أبو محمد السيد إبراهيم بن عمر بن عقيل باعلوي الحسيني الحضرمي مفتي تعز .

“Al-Mu‘ammar Burhānuddīn Abū Muḥammad AS-SAYYID Ibrāhīm bin ‘Umar bin ‘Aqīl BĀ‘ALAWĪ AL-ḤUSAINĪ al-Ḥaḍramī, Mufti kota Ta‘izz.”

Mufti tersebut yang seorang Ba Alawi digelari oleh Sayyid Muhammad dengan AS SAYYID, hal ini menutup celah Mukimad yang biasanya berkata "Habib itu buat Ba Alawi kalau keturunan Nabi itu Sayyid", nah ini Sayyid Muhammad menyebut Ba Alawi dengan Sayyid.

Eh tapi bisa saja yang dimaksud penulis itu Sayyid artinya Tuan/yang terhormat bukan gelar untuk keturunan Nabi, biasa dong kita hormat guru dengan nyebut sayyidii ??

Nah itu terjawab dengan penyebutan nisbah Al Husaini di akhir nama, Al Husaini ini tentunya nisbah kepada Sayyidina Husain bin Ali, maka ini menutup kemungkinan bahwa gelar Sayyid di awal untuk penghormatan semata bukan pengakuan nasab.

Tapi tenang bagi kaum Mukimad, masih ada kemungkinan lain diantaranya:

1. Bisa jadi Mufti Taiz itu bukan Ba Alawi yang dibatalkan tapi ada Ba Alawi lain di Yaman tapi nasabnya lain 

2. Bisa jadi yang dimaksud Al Husaini itu bukan nisbat ke Sayyidina Husain tapi Husain tukang jaga toko kurma.

Ya interpretasi semacam itu silahkan saja, memang hasad itu gak ada obat kecuali tobat.

Akhirul kalam, kita boleh berbeda pendapat tapi jangan lupa tetap kedepankan kewarasan berpikir.

Wallahu'alam.







Sumber: faktakini.info
Bagaimana menurut anda saudaraku, mari tinggalkan jejak di kolom komentar dan jangan lupa untuk share berita ini agar yang lain tahu.